Perjalanan Menuju Curug Omas

Posted by Rulfhi Pratama on 2:02:00 PM with No comments


Ketika hari minggu tiba itulah waktu yang pas untuk liburan atau sekedar berjalan-jalan. Aku dan teman-teman sudah punya rencana untuk menghabiskan hari libur ini dengan cara hiking ke curug omas. Yah Curug Omas berada dikawasan Tahura atau dago pakar, yang berada di utara kota Bandung, Dalam Bahasa Sunda Curug itu adalah Air Terjun. 
Minggu Pagi telah tiba dan kami berjanjian untuk kumpul sekitar pukul 8.00 disekitar Gor Citra, agar kami berangkat bersama-sama menuju tempat tujuan. Setelah 7 orang dari  kami yang mau ikut sudah berkumpul , kami langsung tancap gas menuju tujuan.
Perjalanan menuju Dago pakar kami tempuh sekitar setengah jam , karena kami melewati jalan memotong yaitu jalan Cigadung. Setelah kami sampai di lokasi, kami segera bergegas membeli tiket untuk 1 Sepeda Motor yang ditumpangi 2 orang dikenai tiket Rp.26.000,- , sedangkan kalau 1 orang tiket dikenai Rp.12.500,-.
Setelah membeli tiket masuk saya dan teman-teman memarkirkan kendaraan , untuk langsung masuk ke Dago Pakar dan memulai start hiking.
Perjalanan Hiking saya dan teman-teman dimulai dengan rute menyusuri dari Goa Jepang Goa Belanda dan ke Curug Omas. Estimasi jarak dari start sampai Curug Omas    ± 6,00 km, yang bisa memakan waktu 3 jam untuk sampai tujuan. Perjalananpun dimulai dan kondisi track jalan cukup bagus karena sudah di renovasi dan mempermudah akses kita untuk menuju tempat tujuan. Track pun tidak terlalu curam atau menajak . Sepanjang perjalan kami mengobrol dan saling bercerita hingga tidak terasa kami sudah sampai di check Point pertama yaitu di Goa Jepang.

Goa Jepang adalah Goa Peninggalan di masa penjajahan jepang yang digunakan untuk pertahanan jepang semasa berada di Tanah Pasundan, Goa Jepang ini juga memiliki 3 Gerbang yang menjadi pintu masuk ke goa . Goa Jepang sendiri merupakan hasil kerja paksa oleh penjajah Jepang yang sering disebut Romusha.
Setelah kami menikmati Goa Jepang dan sudah cukup beristirahat, kami lanjutkan perjalanan lagi yang masih cukup jauh sekitar 5 km lagi.
Jarak antara Goa Jepang dengan Goa Belanda Tidak terlalu jauh, sehingga kamipun sudah sampai di Goa Belanda, dan kami pun harus masuk dan melewati Goa Belanda , karena Goa ini bisa jadi jalan memotong ke Curug Omas daripada kami harus mutar mengelilingi goa.
Goa Belanda sendiri merupakan bekas pertahanan Belanda semasa Penjajahan , yang dibangun dengan kerja paksa yang disebut Rodi. Penyelesaian goa ini hanya mengandalkan tenaga manusia, sehingga kita dapat melihat dari dalam bahwa goa ini merupakan hasil pahat dari tangan manusia. Setelah kami melihat lihat goa Belanda dan kami sudah cukup beristirahat kami lanjutkan perjalanan yang kurang lebih 2 jam lagi.
Perjalanan menuju lokasi memang cukup capek tapi kita bisa melihat keindahan yang dimiliki dari hutan tropis kita, sepanjang perjalanan juga kita bisa mempelajari berbagai macam flora seperti Mahoni Uganda, Anggsana, dan kebanyakan disini ditumbuhi oleh pohon berjenis mahoni. Dengan suasana yang sejuk dan di iringi suara dari serangga dan burung yang seolah bernyanyi. Dan disana kami juga dapat menemui bekas bendungan yang sudah tidak dipakai lagi.
Setelah 2 jam berlalu kami pun sudah sampai di Jembatan yang dimana kita bisa lihat patahan lembang, dari patahan Lembang ini hanya berjarak ± 100 meter ke Curug Omas.

Kami pun tiba di Curug Omas, dan segera melihat pemandangan sekitar yang cukup indah. Curug Omas sendiri merupakan curug yang mengalir aliran dari sungai Cikapundung, Aliran ini juga digunakan untuk Pembangkit Listrik untuk daerah Jawa Barat. Disana juga kita bisa menjumpai beberapa monyet yang hidup yang sekitar curug.
Dan buat kalian yang lapar disini juga tersedia warung warung makan yang menyajikan makanan. Curug Omas juga sering dijadikan tempat rekreasi bersama keluarga.
Kamipun bersantai sambil menikmati suasana yang menenangkan pikiran yang jauh dari hiruk pikuk kota Bandung yang cukup padat. Tak Terasa ternyata waktu hampir mendekati jam 2 , maka kamipun bergegas pulang karena cuaca pun sudah mendung walaupun rasanya betah disana karena suasananya yang nyaman .
Dan disini juga tersedia ojek untuk mengantar anda ke bawah bila anda sudah terlau capek.